
Cara Memilah Sampah Rumah Tangga
Setiap hari, Anda menghasilkan sampah dari berbagai aktivitas rumah tangga. Kegiatan memasak, berbelanja, membersihkan rumah, hingga menggunakan produk sehari-hari menghasilkan berbagai jenis limbah yang perlu
Portal resmi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nunukan sebagai pusat informasi, layanan publik, program kerja, pengaduan masyarakat, serta berbagai kegiatan pelestarian lingkungan dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
| No | Jenis Layanan | Waktu OSS | Waktu Non OSS | Biaya |
|---|---|---|---|---|
| 1 | AMDAL KA-ANDAL / RKL-RPL |
30 - 75 Hari Kerja | 10 - 60 Hari Kerja | Tidak Ada |
| 2 | UKL - UPL | 14 Hari Kerja | 10 Hari Kerja | Tidak Ada |
| 3 | SPPL | 1 Hari Kerja | 1 Hari Kerja | Tidak Ada |
| 4 | Izin Pembuangan Air Limbah | 90 Hari Kerja | 25 Hari Kerja | Tidak Ada |
| 5 | Izin Operasional LB3 | 45 Hari Kerja | 5 Hari Kerja | Tidak Ada |
| 6 | Pengaduan Lingkungan | 30 Hari Kerja | - | Gratis |

Setiap hari, Anda menghasilkan sampah dari berbagai aktivitas rumah tangga. Kegiatan memasak, berbelanja, membersihkan rumah, hingga menggunakan produk sehari-hari menghasilkan berbagai jenis limbah yang perlu

Indonesia menghadapi tantangan sampah dalam skala besar. Kementerian Lingkungan Hidup mencatat bahwa timbulan sampah nasional pada 2023 mencapai 56,63 juta ton. Data tersebut menunjukkan pentingnya

Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) KLHK untuk 2025 dari 238 kabupaten/kota mencatat sekitar 23,95 juta ton timbulan sampah per tahun. Dari jumlah tersebut,

Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional atau SIPSN menunjukkan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah. Dalam salah satu pembaruan data 2024 dari 348

Pada Januari 2026, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menyebut timbulan sampah Indonesia mencapai sekitar 143.824 ton per hari, sementara pengelola sampah nasional baru

Sisa makanan masih mendominasi komposisi sampah di Indonesia. Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) tahun 2025 mencatat sisa makanan sekitar 40,25%, sedangkan plastik mencapai