
Perbedaan Sampah Organik dan Anorganik
Sisa makanan masih mendominasi komposisi sampah di Indonesia. Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) tahun 2025 mencatat sisa makanan sekitar 40,25%, sedangkan plastik mencapai
Portal resmi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nunukan sebagai pusat informasi, layanan publik, program kerja, pengaduan masyarakat, serta berbagai kegiatan pelestarian lingkungan dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
| No | Jenis Layanan | Waktu OSS | Waktu Non OSS | Biaya |
|---|---|---|---|---|
| 1 | AMDAL KA-ANDAL / RKL-RPL |
30 - 75 Hari Kerja | 10 - 60 Hari Kerja | Tidak Ada |
| 2 | UKL - UPL | 14 Hari Kerja | 10 Hari Kerja | Tidak Ada |
| 3 | SPPL | 1 Hari Kerja | 1 Hari Kerja | Tidak Ada |
| 4 | Izin Pembuangan Air Limbah | 90 Hari Kerja | 25 Hari Kerja | Tidak Ada |
| 5 | Izin Operasional LB3 | 45 Hari Kerja | 5 Hari Kerja | Tidak Ada |
| 6 | Pengaduan Lingkungan | 30 Hari Kerja | - | Gratis |

Sisa makanan masih mendominasi komposisi sampah di Indonesia. Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) tahun 2025 mencatat sisa makanan sekitar 40,25%, sedangkan plastik mencapai

Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) untuk tahun 2025 saat ini menampilkan data dari 186 kabupaten/kota. Daerah-daerah tersebut menghasilkan sekitar 18,74 juta ton sampah per

Lingkungan memainkan peran besar dalam kesehatan manusia. Bahkan, World Health Organization (WHO) memperkirakan sekitar 24% kematian global pada 2016 berkaitan dengan faktor lingkungan yang dapat

Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan 17 Sustainable Development Goals (SDGs) dan 169 target dalam Agenda 2030. Kerangka tersebut menunjukkan bahwa pembangunan tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan ekonomi.

l Sisa makanan menjadi komponen sampah terbesar dalam data komposisi nasional Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional atau SIPSN tahun 2025, dengan porsi sekitar 40,25%. Plastik

Sampah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, tetapi volumenya terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan konsumsi. Bank Dunia dalam laporan What a Waste 3.0 menyebut dunia